6 Cara Menjadikan Empati Kekuatan Supermu
Diterbitkan: 2021-12-02Perjalanan hidup dipenuhi dengan beberapa pasang surut. Ini adalah jalan yang penuh dengan gundukan, dan bahkan yang terbaik dari kita berjuang untuk melewatinya. Kenyataan pahitnya adalah bahwa hidup ini sulit bagi kita masing-masing. Lebih sering daripada yang Anda pikirkan, orang memilih untuk menelan perasaan mereka, memasang wajah berani dan menangani tugas sehari-hari. Anda tidak pernah tahu kapan Anda bisa berdiri di samping seseorang yang mencoba yang terbaik untuk menahan diri. Di dunia yang begitu kejam dan kehidupan yang begitu keras, empati harus secara sadar diperhatikan setiap langkahnya.
Posting Terkait: Melebihi Harapan Pelanggan dengan Mengikuti 6 Tips Ini
Apa itu Empati?
Empati adalah tindakan sederhana menempatkan diri Anda pada posisi seseorang dan mencoba memahami situasi mereka dari sudut pandang mereka. Ini adalah seni untuk dapat berbagi perasaan manusia lain dan memahami dengan tepat mengapa mereka mengalami emosi tersebut. Empati adalah sifat yang membuat raja keluar dari pengemis. Ini adalah kebiasaan yang, jika dilakukan secara teratur, dapat membantu Anda terhubung lebih dalam dengan orang yang Anda cintai, rekan kerja, teman, atau bahkan orang asing. Dengan memahami emosi orang-orang di sekitar Anda, Anda dapat memberikan dukungan pada tingkat emosional dan membuat mereka merasa didengar dan dilihat. Belajar mengamati empati akan membantu Anda dalam semua aspek kehidupan, baik itu pribadi maupun profesional. Mempraktikkan kebiasaan ini secara konsisten adalah kunci untuk menciptakan hubungan yang bertahan seumur hidup. Untuk memudahkan Anda, kami telah menyusun daftar cara sederhana untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang empati dan belajar bagaimana memasukkannya ke dalam kehidupan sehari-hari Anda.

1. Dapatkan Gelar Pekerjaan Sosial:
Jika Anda adalah seseorang yang sangat bersemangat membantu orang lain dan ingin mengejarnya sebagai karier, pertimbangkan untuk memilih gelar dalam pekerjaan sosial. Saat ini, banyak lembaga juga menawarkan gelar master pekerjaan sosial online untuk siswa dengan jadwal sibuk. Dengan cara ini, siswa dapat membuat jadwal pribadi dan fleksibel mereka dan mengambil kelas tanpa kerumitan dalam kenyamanan rumah mereka. Bagi individu yang melihat masa depan di bidang ini, menguasai seni empati sangat penting. Anda mungkin akan bertemu orang-orang dari semua ras kehidupan. Gelar profesional memberi Anda keahlian yang dibutuhkan untuk mengelola klien dan berinteraksi dengan mereka.
Baca Juga: Sisi Lain Ketakutan: Memulai Bisnis
2. Menumbuhkan Rasa Ingin Tahu:
Kunci untuk meningkatkan empati adalah dengan mengamati rasa ingin tahu. Seringkali pola pikir kita menjadi terbatas ketika kita memilih untuk menahan diri dalam lingkaran sosial kita. Keingintahuan di dunia dan orang-orang di sekitar kita memungkinkan kita untuk menemukan cerita dan pandangan dunia yang berbeda dari kita sendiri. Berinteraksi dengan orang baru dan mendengarkan pengalaman mereka dapat membantu Anda membangun pandangan hidup yang lebih luas. Jadi, lain kali Anda naik bus dalam perjalanan ke tempat kerja, sapalah orang asing yang berdiri di dekat Anda. Dengarkan mereka; mungkin Anda akan menemukan sebuah cerita yang akan membuat Anda ternganga dan membuka mata Anda terhadap perspektif yang sama sekali baru.
3. Mengatasi Prasangka:
Masyarakat tempat kita hidup terobsesi dengan label. Orang-orang saling melabeli berdasarkan penampilan, status keuangan, ras, budaya, etnis, dan sebagainya. Seringkali tanpa disadari, secara tidak sadar kita mulai mempercayai prakonsepsi yang dikemukakan oleh masyarakat ini. Mengatasi prasangka ini adalah langkah penting dalam melatih empati. Mendefinisikan orang sebelum mengenal mereka berarti merampas hak fundamental mereka untuk berekspresi. Kami membuat gambar berdasarkan penjelasan yang diberikan kepada kami daripada mengenal mereka secara pribadi. Penting untuk diingat bahwa setiap manusia yang kita temui unik dalam caranya dan bahwa individualitas ini harus dirayakan. Jadi, lain kali Anda akan menggunakan frasa seperti istri piala, ibu kesejahteraan , dll., berhentilah dan pikirkan sejenak. Tanyakan pada diri sendiri apa penilaian Anda didasarkan? Apakah Anda atau masyarakat yang berbicara?

4. Mencoba Kehidupan Orang Lain:
Untuk melatih keterampilan empati Anda, berjalanlah satu mil dengan sepatu orang lain, dan maksud saya itu secara harfiah. Cobalah untuk keluar dari kehidupan Anda sesekali untuk melihat dunia dari mata manusia lain. Pergi mengunjungi gereja, masjid, atau ibadah rumah lainnya. Amati tradisi, nilai, dan doa dari agama selain agama Anda sendiri. Jadilah sukarelawan di panti asuhan atau tempat penampungan dan lihat seperti apa kehidupan dari sudut pandang mereka yang kurang beruntung. Habiskan waktu di lingkungan baru, kunjungi tempat tujuan lokal mereka, makan di toko terdekat, dan mengobrol dengan orang asing. Mendapatkan pengalaman langsung dari kehidupan orang lain, bahkan untuk sehari, adalah salah satu cara terbaik untuk memperluas perspektif Anda dan meningkatkan empati Anda.
Baca Juga: Beli Tron di India? Berikut Langkah-Langkahnya
5. Dengarkan dan Buka:
Mungkin kunci untuk menumbuhkan ikatan empati adalah mendengarkan. Mendengarkan, bukan untuk menanggapi tetapi untuk satu-satunya tujuan memahami dari mana mereka berasal. Dengan mendengarkan orang lain dengan keras, kita memahami keadaan emosional dan keadaan mereka saat ini. Kita hanya dapat mengalami tingkat sebenarnya dari emosi mereka ketika kita mengetahui penyebab di balik mereka. Tetapi menyediakan ruang bagi siapa pun di mana mereka merasa aman dan nyaman untuk menjadi diri mereka yang sebenarnya membutuhkan lebih dari sekadar mendengarkan. Melepas topeng kita, menjadi rentan, dan mengungkapkan perasaan kita sendiri sama pentingnya untuk mendorong empati. Hanya ketika kita sepenuhnya berhubungan dengan diri kita sendiri, kita dapat berhubungan dengan perasaan orang-orang di sekitar kita.
6. Bergabung dengan Penyebab Bersama:
Cara lain untuk belajar lebih banyak tentang empati adalah bergandengan tangan dengan orang lain yang bekerja menuju tujuan yang sama. Ada banyak penyebab di luar sana yang bekerja tanpa lelah untuk membuat orang sadar akan kebutuhan dan kekuatan pola pikir empati. Misalnya, Anda dapat berpartisipasi dalam kuliah tentang humaniora, bekerja di taman atau kebun komunitas, menjadi sukarelawan di panti jompo, dan sebagainya. Jika Anda pernah mengalami pergumulan sendiri atau pernah mengalami kesedihan atau kehilangan, Anda dapat mengadakan pertemuan kelompok kecil untuk membantu orang lain yang pernah mengalami trauma serupa.
BAWA PULANG:
Empati dalam segala hal adalah kekuatan super dari orang biasa. Dengan melihat dunia dari lensa orang lain, Anda dapat membuka perspektif baru setiap hari. Anda memahami orang dan kehidupan pada tingkat yang lebih dalam daripada kebanyakan orang dan menyadari bahwa dunia memiliki banyak hal untuk ditawarkan.
