10 Tips untuk Manajemen Inventaris E-Commerce yang Efisien

Diterbitkan: 2023-08-16

Manajemen Persediaan adalah salah satu prinsip utama manajemen. Manajemen inventaris e-niaga yang efisien sangat penting untuk keberhasilan bisnis apa pun, terlepas dari ukuran atau industrinya.

Sementara inventaris harus dimiliki, butuh beberapa saat untuk meretas manajemen inventaris. Pemilik bisnis mengetahui tantangan untuk melacak produk, pengiriman, penjualan, pesanan, dll.

Tanpa manajemen inventaris yang tepat, Anda mungkin mengalami kemunduran yang dapat menghambat kemajuan bisnis Anda secara keseluruhan.

Untuk menghindari masalah tersebut, kami akan membahas tips terbaik untuk manajemen inventaris yang efisien. Kiat-kiat ini akan membantu Anda membuat keputusan yang tepat tentang inventaris Anda dan merampingkan proses Anda.

Mari kita jelajahi.

Tip untuk Manajemen Inventaris e-niaga yang Efisien

Manajemen inventaris berarti merawat produk dan inventaris Anda, memastikan Anda memiliki stok produk yang tepat dalam jumlah yang tepat. Ini memastikan Anda mencegah kehabisan stok, meminimalkan biaya, dan meningkatkan kepuasan pelanggan.

Di bawah ini adalah beberapa Tips kami untuk manajemen inventaris yang memadai dalam bisnis e-niaga Anda:

1. Prioritaskan Inventaris Anda dengan Analisis ABC

Untuk mengelola inventaris Anda secara efektif, rencanakan dan atur inventaris berdasarkan faktor-faktor penting. Faktor yang relevan termasuk permintaan produk, nilai produk, margin keuntungan, dll. Ini akan memandu Anda untuk menyimpan barang-barang dengan permintaan tinggi secara memadai.

Untuk mengkategorikan item berdasarkan nilai dan kepentingan, ada cara tertentu untuk mencapainya. Untuk panduan kali ini akan dibahas implementasinya dengan metode ABC Analysis.

Bagaimana cara kerja Analisis ABC?

Item dibagikan ke Grup A, B, dan C dengan

Grup A – Barang-barang dengan nilai tertinggi dalam hal konsumsi tahunan, meskipun berjumlah 10-20% dari total akun persediaan untuk 80% dari keuntungan perusahaan. Penting untuk memprioritaskan barang-barang ini.

Grup B – Produk bernilai sedang dengan permintaan sedang. Mereka menjual lebih cepat dari Grup A tetapi lebih lambat dari Grup C.

Grup C – Barang-barang dengan tingkat konsumsi nilai terendah, produk yang bergerak cepat yang menyumbang 5% dari laba perusahaan dan berjumlah 50% dari keseluruhan persediaan.

2. Lakukan Audit Inventaris Secara Rutin

Audit inventaris berarti mengambil catatan fisik stok Anda dan membandingkannya dengan catatan digital Anda. Praktik manajemen ini membantu mengidentifikasi perbedaan atau kesalahan apa pun dan memberikan wawasan tentang tingkat perputaran inventaris Anda.

Audit ini dapat dilakukan secara harian, mingguan, bulanan atau triwulanan, tergantung pada bisnis dan kebijakannya. Namun, audit inventaris rutin mendorong pelacakan dan perkiraan yang akurat.

3. Optimalkan Peramalan Permintaan

Gunakan data penjualan, tren pasar, dan perilaku pelanggan untuk memprediksi permintaan di masa mendatang. Ini membantu Anda untuk fokus pada inventaris yang lebih menguntungkan dan kemungkinan akan diminati di masa mendatang.

Selain itu, data akan memungkinkan Anda menyesuaikan tingkat inventaris dan jumlah pesanan.

4. Bangun Hubungan Pemasok dan Pantau Kinerjanya

Pemasok memainkan peran penting dalam manajemen persediaan.

Berhati-hatilah untuk bekerja dengan pemasok yang andal dan dapat dipercaya sehingga Anda dapat mengomunikasikan ekspektasi Anda terkait periode prospek, frekuensi pemesanan, dan standar kualitas. Hubungan yang baik dengan mereka menjamin pengiriman yang sangat baik saat Anda memberi isyarat.

Selain itu, membangun kemitraan yang kuat dengan pemasok dapat membantu Anda menegosiasikan harga yang lebih baik, pengiriman yang lebih cepat, dan ketersediaan inventaris yang andal.

Temukan 10 Alat AI untuk e-niaga

Saat melakukannya, pantau terus kinerja pemasok dalam hal kualitas, waktu, dan sumber daya. Berkomunikasi ketika Anda melihat perbedaan dalam pengiriman atau kompromi pada kualitas.

Pastikan untuk memiliki pemasok lain yang dapat Anda alihkan ketika pemasok Anda yang paling andal tidak dapat mengirim dalam waktu yang ditentukan untuk menghindari risiko kehabisan stok.

5. Tetapkan Reorder Point dan Safety Stock Level

Titik pemesanan ulang adalah tingkat di mana inventaris Anda akan diisi ulang. Sebagai pemilik bisnis, menunggu hingga inventaris selesai akan membebani manajemen inventaris dan penjualan Anda.

Bagaimana cara menentukan Reorder Point?

Lipat gandakan penjualan unit harian Anda (jumlah barang harian yang terjual) dengan Lead time (hari pesanan diminta hingga tanggal pengiriman), dan tambahkan tingkat persediaan pengaman .

Stok pengaman adalah jumlah persediaan yang aman yang disisihkan untuk kontinjensi seperti lonjakan permintaan yang tiba-tiba atau pemasok yang tertunda. Ini juga membantu mencegah kehabisan stok jika pasokan tertunda.

6. Menerapkan Pendekatan Just-in-Time(JIT).

Menerapkan pendekatan inventaris JIT memastikan Anda memiliki jumlah inventaris yang tepat untuk dikirimkan. Ini bermanfaat bagi bisnis dengan sedikit atau tanpa fasilitas penyimpanan yang ingin meningkatkan produktivitas.

Beberapa manfaat JIT

  1. Mengurangi Biaya dan Pemborosan

Ini menghilangkan kebutuhan akan ruang penyimpanan, inventaris yang berlebihan, dan biaya tambahan serta biaya operasional. Selain itu, mengurangi risiko inventaris yang tidak terjual dan cacat lain pada produk karena penyimpanan atau penanganan yang tidak tepat.

  1. Peningkatan Produktivitas

Waktu dan sumber daya yang dihabiskan untuk pembuatan dan parkir produk berkurang secara signifikan dengan JIT. Ini juga mengurangi biaya produksi sehingga meningkatkan produktivitas.

  1. Tingkatkan Kualitas

Ketika lebih sedikit produk yang bergerak di lantai, pemeriksaan kualitas menjadi lebih efisien dan efektif. Selain itu, cacat barang dapat dengan mudah diidentifikasi dan diselesaikan.

7. Mengoptimalkan Tata Letak dan Organisasi Gudang

Tata letak dan organisasi gudang yang efisien meningkatkan kecepatan dan akurasi pemenuhan pesanan. Gunakan sistem penyimpanan yang efisien seperti lokasi bin, barcode, dan tag RFID untuk memudahkan pelacakan dan pengambilan produk. Atur inventaris Anda secara strategis, kelompokkan item serupa, dan pastikan pelabelan yang jelas untuk identifikasi cepat.

8. Lacak Penjualan dan Pantau Indikator Kinerja Utama (KPI)

Pelacakan penjualan membantu Anda mengidentifikasi inventaris dengan perputaran rendah atau inventaris yang tidak terjual dan membuat keputusan yang lebih baik tentang manajemen inventaris Anda.

Demikian juga, pantau KPI yang terkait dengan manajemen inventaris untuk mengukur kinerja Anda dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Beberapa metrik utama termasuk rasio persediaan, tingkat pengisian, tingkat backorder, akurasi pesanan dan biaya penyimpanan. Tinjauan rutin terhadap metrik ini membantu Anda membuat keputusan berdasarkan data dan mengoptimalkan proses inventaris Anda.

9. Gunakan Perangkat Lunak Manajemen Inventaris

Sama seperti setiap bagian manajemen lainnya, beberapa perangkat lunak tersedia untuk manajemen inventaris. Untuk efisiensi, sangat penting untuk merampingkan proses inventaris Anda dengan perangkat lunak manajemen inventaris. Melalui otomatisasi, perangkat lunak ini membantu membuat proses dan operasi inventaris Anda lancar dan efektif.

Alat-alat ini dapat melacak tingkat stok, menghasilkan laporan, menetapkan titik pemesanan ulang, dan bahkan mengintegrasikan platform e-niaga Anda untuk pembaruan waktu nyata. Perangkat lunak semacam itu memberikan efisiensi dan mengurangi kesalahan manusia.

10. Integrasikan Alat Manajemen

Selain alat perangkat lunak inventaris, Anda dapat menggunakan alat teknologi lainnya untuk merampingkan proses Anda. Alat seperti Pemindai Seluler dan sistem Point of Sale (POS) meningkatkan manajemen inventaris Anda.

Kesimpulan

Manajemen inventaris e-commerce yang efisien sangat penting untuk setiap bisnis dalam mempertahankan tingkat stoknya, meminimalkan biaya, dan memenuhi harapan pelanggan.

Dengan menerapkan sepuluh tip ini, Anda dapat merampingkan manajemen inventaris dan mendorong kesuksesan dalam bisnis e-niaga Anda.