Apa yang Anda Butuhkan untuk Menjadi Superstar Penjualan (Tips + Alat)

Diterbitkan: 2021-10-15

Menjadi seorang wiraniaga seperti Jordan Belfort (Wolf of Wall Street) tidaklah mudah. Tetapi dengan alat dan strategi yang tepat, Anda setidaknya dapat menjangkau lebih dekat.

Penjualan adalah salah satu departemen terpenting dari setiap bisnis. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan orang-orang terbaik di departemen yang bersedia bekerja ekstra.

Namun, lebih sering daripada tidak, sebagian besar tenaga penjualan mengikuti strategi yang sama, tidak pernah melakukan sesuatu yang spektakuler. Jika Anda bukan salah satu dari mereka dan ingin mengalahkan perwakilan penjualan terbaik di organisasi Anda, maka artikel ini cocok untuk Anda.

Dalam artikel ini, kita akan berbicara tentang beberapa tip dasar dan pro bagi tenaga penjualan baru untuk membantu Anda menjadi superstar penjualan berikutnya di organisasi Anda. Mari kita mulai!

Dasar-dasar untuk Tenaga Penjualan Baru

Di bagian ini, kita akan membahas tips paling mendasar namun penting bagi tenaga penjualan.

1. Jual Manfaat, Bukan Fitur

Sebagai tenaga penjualan, kesalahan terbesar yang dapat Anda lakukan adalah berfokus pada seberapa hebat produk atau layanan Anda. Pelanggan biasanya tidak peduli jika produk tersebut memenangkan penghargaan atau digunakan oleh ribuan orang.

Yang mereka pedulikan adalah:

  • Bagaimana produk akan menguntungkan mereka?
  • Apa yang membuat produk bernilai uang mereka?

Oleh karena itu, fokuslah pada apa yang dilakukan produk untuk pelanggan. Soroti manfaat produk Anda yang relevan bagi mereka.

2. Jual ke orang yang lebih cenderung membeli

Saat Anda baru di bidang ini, penolakan bisa berdampak buruk pada kinerja Anda. Oleh karena itu, disarankan untuk menjual kepada orang yang lebih cenderung membeli. Untuk melakukannya, Anda dapat memanfaatkan penilaian prospek yang membantu menemukan prospek dingin dan hangat.

3. Jangan Lupa Follow

80% dari penjualan memerlukan setidaknya lima tindak lanjut setelah kontak awal. Namun, 45% tenaga penjualan menyerah setelah satu kali, sementara hanya 8% yang menindaklanjuti lebih dari lima kali.

Bahkan jika pelanggan tampaknya tidak tertarik pada kontak pertama, pastikan untuk menindaklanjutinya beberapa kali.

Kiat Pro untuk Tenaga Penjualan Baru

Sekarang setelah Anda mengetahui dasar-dasarnya, mari kita lihat beberapa strategi lanjutan untuk membantu Anda menjadi tenaga penjualan yang lebih baik.

1. Pahami Seluk Beluk Produk dan Pasarnya

Di atas segalanya, Anda tidak bisa menjadi superstar penjualan jika Anda tidak memiliki pengetahuan lengkap tentang produk dan pasar Anda. Anda perlu mengetahui cara kerja produk, tantangan apa yang dipecahkannya, dan apa yang tidak.

Ini akan membantu Anda menjawab pertanyaan prospek dengan lebih baik secara real-time dan membuat mereka merasa percaya diri.

Bayangkan seorang pelanggan bertanya kepada Anda, “ Hei, sebenarnya, saya sedang mencari sesuatu yang dapat memecahkan masalah ini. Bisakah produk Anda melakukan ini? ” dan Anda berkata, “ Saya akan menghubungi Anda dalam beberapa menit.

Apakah ini terdengar percaya diri? Tidak, benar!

Oleh karena itu, kecuali Anda mengetahui seluk beluk produk dan pasar Anda (tantangan dan poin kesulitan prospek Anda), akan sulit untuk mengubahnya.

2. Jangan Abaikan CRM Anda

CRM (Manajemen Hubungan Pelanggan) memberi Anda wawasan mendalam tentang prospek Anda, termasuk jika mereka telah mencoba produk Anda dan interaksi mereka sebelumnya. Ketika terintegrasi dengan alat pemasaran, Anda bahkan bisa mendapatkan wawasan tentang posting blog apa yang telah mereka baca, halaman yang mereka kunjungi, dan email yang mereka buka.

Detail ini akan membantu Anda lebih memahami poin rasa sakit mereka dan apa yang mereka minati. Anda kemudian dapat mempersonalisasi strategi penjualan Anda sesuai untuk meningkatkan peluang konversi.

3. Orang Membeli dari Orang yang Mereka Percaya

Prospek kemungkinan besar akan berkonversi jika mereka mempercayai Anda. Namun, membangun kepercayaan bisa jadi sulit ketika Anda mencoba menjual produk Anda.

Oleh karena itu, Anda perlu mengambil pendekatan berbeda untuk membina hubungan dan membangun kepercayaan dengan prospek. Dan, jalan terbaik adalah pendidikan.

Gunakan setiap konten yang Anda miliki (blog, artikel premium, webinar, atau konten lainnya) untuk mendidik prospek tentang apa yang Anda tawarkan. Anda bahkan dapat mempertimbangkan untuk menawarkan demo langsung atau uji coba gratis untuk menunjukkan bagaimana produk Anda dapat mengatasi masalah mereka.

Namun, pastikan untuk mempersonalisasi jangkauan pendidikan Anda untuk meningkatkan peluang Anda mendapatkan hasil.

4. Putuskan Tindakan sebelum Mengakhiri Pertemuan itu

Seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya, dibutuhkan beberapa tindak lanjut untuk mengubah prospek. Jadi, saat Anda meninggalkan rapat bersama mereka, beri tahu mereka tentang langkah selanjutnya saat itu juga.

Misalnya, jika Anda mengakhiri pertemuan Anda dengan sesuatu seperti, " Saya akan menindaklanjuti dengan Anda minggu depan, " ubahlah menjadi sesuatu seperti, " mari kita bertemu pada sore hari tanggal 10 jam 1 siang "

Ini akan mengurangi jumlah prospek yang membayangi Anda dan secara signifikan meningkatkan tingkat konversi. Namun, jangan lupa untuk mengirim email pengingat tentang rapat yang akan datang.

5. Jadikan Tim Pemasaran Anda sebagai Sahabat Terbaik Anda

Saat tim pemasaran dan penjualan diselaraskan, bisnis melihat peningkatan yang signifikan dalam jumlah transaksi yang ditutup.

Berikut adalah beberapa wawasan yang dapat Anda kumpulkan dari tim pemasaran:

  • Kampanye mana yang mendorong prospek berkualitas tinggi (menyoroti apa yang mereka minati)?
  • Webinar mana yang mereka hadiri?
  • Jenis email apa yang paling sering mereka tanggapi?
  • Keberatan atau pertanyaan apa yang dimiliki calon pelanggan ketika mereka pertama kali berinteraksi dengan kampanye/materi pemasaran?

Menyelaraskan pemasaran dan penjualan dapat membantu mempersonalisasi pengalaman pelanggan dan memenuhi harapan mereka dengan lebih baik. Dan ketika itu terjadi, Anda memiliki kemungkinan besar untuk mengonversinya.

3 Alat Penjualan Terbaik untuk Membantu Anda Menjadi Superstar Penjualan Berikutnya

Sekarang setelah kita membahas tipsnya, berikut adalah tiga alat yang dapat mempermudah pekerjaan Anda.

1. iTeleCenter (Sistem Telepon Bisnis)

iTeleCenter adalah sistem telepon bisnis yang dapat membuat Anda tampil lebih profesional dan meningkatkan citra perusahaan Anda. Selain itu, Anda dapat memilih nomor lokal di negara tempat Anda beroperasi untuk membangun hubungan baik dengan prospek dan meningkatkan peluang konversi Anda.

Dengan iTeleCenter, Anda dapat melakukan panggilan menggunakan ponsel cerdas Anda tanpa mengorbankan privasi Anda. Anda bahkan dapat mengirim SMS ke pelanggan (bagus untuk mengingatkan mereka tentang pertemuan berikutnya) menggunakan aplikasi Android atau komputer.

Fitur perekaman panggilan sangat bagus untuk perwakilan penjualan karena membantu memahami bagaimana panggilan itu berlangsung, di mana Anda salah, dan apa yang menarik prospek untuk berkonversi.

Karena iTeleCenter merutekan panggilan Anda melalui internet, tagihan telepon Anda tidak akan membebani kantong Anda, bahkan jika Anda melakukan panggilan internasional.

2. SalesIntel (Sales Intelligence and Prospecting)

SalesIntel adalah alat pencarian calon pelanggan yang membantu Anda menemukan pelanggan ideal Anda dan detail kontak mereka. Ini memverifikasi ulang datanya setiap 90 hari untuk memastikan Anda mendapatkan informasi yang akurat.

Anda bahkan dapat meminta SalesIntel untuk menemukan informasi kontak untuk akun atau bisnis yang ingin Anda jangkau.

SalesIntel juga memungkinkan Anda memeriksa siapa yang menunjukkan niat membeli, memungkinkan Anda menjangkau pembuat keputusan yang tepat pada waktu yang tepat. Selain itu, Anda dapat mengintegrasikannya dengan CRM Anda untuk menyinkronkan data secara otomatis dan mempercepat penjualan.

3. XANT (Keterlibatan Penjualan)

XANT adalah platform keterlibatan penjualan dan otomatisasi yang membantu menutup transaksi lebih cepat. Ini memungkinkan Anda untuk mengotomatiskan tugas-tugas yang berulang dan administratif, seperti entri data, keterlibatan peluang, pendaftaran, pemicu aktivitas, dan banyak lagi.

Ini juga memberikan wawasan mendalam tentang proses pembelian pelanggan. Misalnya, Anda dapat memeriksa seberapa besar kemungkinan prospek menjawab panggilan, membuka email, dan terlibat. Ini akan membantu Anda mengoptimalkan strategi penjualan untuk meningkatkan kemungkinan konversi.

Kesimpulan

Menjadi superstar penjualan membutuhkan kombinasi alat dan strategi yang tepat. Pastikan untuk mengikuti tip dasar dan lanjutan untuk mendapatkan hasil maksimal dari upaya Anda. Juga, optimalkan taktik Anda berdasarkan apa yang berhasil dan apa yang tidak. Selamat Menjual!